Katamu ingin melihat hujan denganku?
Katamu tak usah menangis saat ribuan sedih menerpa.
Jingga pilu juga tau bagaimana merah ini untukmu.
Kupilih lagu sendu untuk memilin rindu,
Menghiasi latar-latar penuh air,
Menerawang balerina yang kuyup dengan tayub-tayub asmara,
Sepertinya matamu memang terlalu sipit merasakan merah ku dulu.
Sepertinya kulit putih mu memang terlalu tebal untuk sekali saja menyentuh bebal nya merahku dulu.
Sepertinya tubuh jangkung kurus mu memang terlalu tinggi untuk sekali saja merendah merasakan merahku dulu.
Dan sepertinya hatimu juga sudah bukan tempat merahku lagi.