Jul 14, 2013

Serana

Tuhan masih memberiku satar untuk merasa sendiri agar sadar segera menapaki kekosongannya, bahwa dekat dengan sang agung lah susur terbaik meluapkan semua dingin dan sepi.
Dan, buncah segera memperlambat jalan, sesenggukan tajam mulai melemah namun membuat karat semakin erat, intrik sengit yang membuat dunia lebih panas dan keras kini kembali ke teras-teras setelah laku memberhentikan diri untuk mengeluh.
mungkin kini angin sedang jengah dengan keluh yang tak kunjung sudah, sepi juga begitu,  tak cepat-cepat mengejawantahkan sabah.