Sebenarnya bukan miris saat melihat seorang teman berkata-kata bahwa dia tidak percaya Tuhan namun sejurus kemudian dia mengatakan perbuatannya menghambur-hamburkan uang itu berdosa, ini semacam rasa kasihan dengan pola pikir didalam rongga kepalanya yang sebenarnya harus segera dibenahi, menurutnya siapa yang memberi dosa dan pahala? ilmuwan? atau apa?
Kasihan lagi saat beberapa anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar yang kutafsir umurnya belum mencapai 10 tahun mengatakan bahwa temannya yang masih seumuran dengannya sudah minum-minuman keras dan merokok, tak hanya itu, salah satu dari mereka juga mengatakan bahwa rumahnya lah yang dipakai untuk mabuk, ternyata belum selesai, anak-anak lugu itu berkata bahwa tetangga mereka yang umurnya sudah renta bangga pada tato yang dimilikinya, bahkan mentato hampir seluruh alat geraknya
Apa mereka tidak tahu bahwa ada seorang yang sangat menyayangi muslim yang terlalu melenceng tersebut, ada orang yang benar-benar mengasihi mereka, mencintai mereka sepenuh jiwa hingga akhir hayatnya beliau bukan memanggil istri atau anak-anaknya, tapi "ummati, ummati, ummati", umatku, umatku, umatku, hingga beliau rela mengatakan bahwa ingin memindahkan sakitnya sakaratul yang akan dialami umatnya pada diri Baginda Muhammad SAW
Jan 6, 2013
Harmoni Abu-Abu
Seperti berjalan dikejauhan, melihat keriput pun matanya masih terbuka lebar, jalannya yang terseok juga menunjukkan harmoninya kehidupan yang sekarang, bukan dulu, saat Ia masih muda dan menjadi bunga, sebenarnya, yang dibutuhkan bukan satu atau dua muka kencang tapi segenggam linangan perhatian
Hidup itu katanya hanya putih dan hitam, hanya gelap dan terang, bila habis gelap maka terbitlah terang, berarti ini bukan hidup bila sisanya akan selalu terang benderang, putih dan hitam juga andil dalam diri wanita renta itu, dia hanya berceloteh bahwa semuanya abu-abu, karena kini yang putih sudah ternoda dan yang hitam sering menyembunyikan diri dalam putih yang memalsukan
Bila masalah terbesarnya adalah hidup mungkin hidupnya sedang kehilangan cairan asa, bila masalah terbesarnya adalah malas berarti Tuhan benar bahwa semua juga akan sia-sia, asap kembali serbakkan kemilau jingga yang berlabuh menjadi hitam pekat, bukankah ini hidup? ternyata bukan hanya tentang putih benderang atau gelap menghitam, masih ada jingga diselanya masih tersimpan fajar di ufuknya
Nenek yang kini tinggal sendiri itu mungkin tak pernah digenggam senja hingga hidupnya abu-abu, atau mungkin dulu hidupnya penuh dengan merah, kuning, biru yang kini telah luntur dicuri waktu?
Hidup itu katanya hanya putih dan hitam, hanya gelap dan terang, bila habis gelap maka terbitlah terang, berarti ini bukan hidup bila sisanya akan selalu terang benderang, putih dan hitam juga andil dalam diri wanita renta itu, dia hanya berceloteh bahwa semuanya abu-abu, karena kini yang putih sudah ternoda dan yang hitam sering menyembunyikan diri dalam putih yang memalsukan
Bila masalah terbesarnya adalah hidup mungkin hidupnya sedang kehilangan cairan asa, bila masalah terbesarnya adalah malas berarti Tuhan benar bahwa semua juga akan sia-sia, asap kembali serbakkan kemilau jingga yang berlabuh menjadi hitam pekat, bukankah ini hidup? ternyata bukan hanya tentang putih benderang atau gelap menghitam, masih ada jingga diselanya masih tersimpan fajar di ufuknya
Nenek yang kini tinggal sendiri itu mungkin tak pernah digenggam senja hingga hidupnya abu-abu, atau mungkin dulu hidupnya penuh dengan merah, kuning, biru yang kini telah luntur dicuri waktu?
Jan 4, 2013
mimpi
Satu lagi hal yang akan membuatku hidup adalah mimpi, yang kini pun sedang aku tiduri untuk melanjutkannya, sebenarnya kelemahanku hanya satu terlalu canggung untuk memulai dan mengulangi, untuk mengerti dan memahami
Bahkan tamparan setengah tahun lalu belum juga membuat canggung ku hilang,
Bahkan tamparan setengah tahun lalu belum juga membuat canggung ku hilang,
Subscribe to:
Comments (Atom)