May 31, 2013

Menjelang Tengah Malam

Aku akan berada disana saat digariskan untuk menemukanmu, aku juga akan berada disana saat digariskan untuk ditemukan olehmu. Lalu langkah-langkah kita sejajar untuk memeluk sama erat jadi satu.

Awalnya aku dan kamu tidak saling kenal pun mengenal, awalnya aku dan kamu tak punya kadar yang sama untuk saling hidup menghidupi.

Seiring dengan lolongan maut yang kian keras kita saling menyapa, saling mengeluhkan duka, dan saling menukar canda, dan akhirnya aku dan kamu menjadi kita.

Dibawah lirik hujan yang mampu memasygulkan senyummu aku meraih nafasmu, menjiplaknya kedalam album biru yang tiap gambarnya terselip doa agar hidup tak selamanya abu-abu.