May 14, 2013

Lalu? (II)

Manyusuri setiap sajak luka yang kau buat semalaman, aku tau ketidak sengajaanmu yang terus menerus itu yang membuatnya lebih menanah dan mendarah.
Dan, satu lagi lara mengumpat-umpat, seakan terik tak mampu buatnya berhenti, sekaan dingin membuatnya semakin berenergi.
Waktu melambat, atau aku saja yang mengalahi siput, merasakan nanar disetiap ujung kulit.