Aug 24, 2012

Akan Kembali Asing

Sebelumnya saya pernah menulis Apa Salahnya Islam? dengan keadaan hati yang tidak baik, disambangi amarah dan sedih lantaran hina an serta cacian oleh orang "muslim" yang menghardik agamanya sendiri.

Berbagai pertanyaan saya tulis di post saya sebelumnya mengapa begini dan begitu, mengapa bisa seperti ini, bagaimana bisa mereka berbuat seperti itu pada muslim, dan masih banyak lagi pertanyaan di Apa Salahnya Islam? .

Kini pertanyaan itu sedikit demi sedikit telah terurai dan terjawab, menjadi sebuah hal yang akan saya maklumi jika "Muslim" yang lain menghardik, menghina, bahkan menyudutkan agamaku, Islamku!
Diawali dengan sabda Rasul Muhammad SAW yang berarti bahwa “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).

Yah agama ini akan kembali asing, kembali seperti dulu, seperti jaman jahiliyah penuh dosa dan penyesalan, dan umat akan kembali seperti sedia kala pula. Sudah terlihat bukan tanda-tandanya agama ini akan kembali terasing? semua seperti tanpa batas menghalalkan yang buruk dan mencibir yang halal sudah nyata-nyata ada didepan mata.

Hamil diluar nikah kini sudah biasa, yang tidak biasa itu menikah dengan usia muda bukan? Berpakaian kurang bahan hingga terlihat paha dan dada itu irit, sekarang memang jamannya serba irit bukan?
Shalat 5 waktu itu tidak penting yang penting itu shalat jumat karena jika tidak shalat jumat selama 3 kali berturut turut itu berarti kafir, malangnyaa antum ini.
Baca Al-Quran itu sunnah yang yang wajib itu baca buku pelajaran?

NAH!!!!!
Itulah beberapa hal yang menandakan dengan jelas Islam akan kembali asing, namun apakah kita yang benar-benar muslim sejati tanpa tanda petik ini akan diam begitu saja dan larut dalam ke asingan, saya harap tidak, teruskan Islam mu, teruskan semua yang menjadikan mu baik dalam agama ini, saya juga sedang belajar agama ini dan saya tak tersesat lagi setelah menemukan arah jalan pulang #ehmaap.

“Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).

masih ada kenikmatan Allah yang lainnya yang akan diraih orang-orang yang thuuba sebenarnya apa definisi thubba itu sendiri?

Thuuba dalam hadits di atas ditafsirkan secara berbeda, sebagian ulama menafsirkannya dengan nama pohon di surga, sebagian mengatakan ia adalah kebaikan yang banyak, sebagian mengatakan ia adalah surga. Akan tetapi, semua makna tersebut adalah benar. Seorang muslim yang teguh di atas agamanya, berpegang pada tuntunan Nabinya yang suci di saat manusia sudah melupakan tuntunan tersebut, walaupun dia dicela, dihina, diasingkan karena melaksanakan agama Allah maka Dia akan menyiapkan baginya kebaikan yang sangat banyak.

Benar bukan bahwa janji Allah itu semua akan dipenuhi. Dan Surga Firdaus yang sungainya dialiri susu, bidadari nya Indah nan menawan itu benar bukan adanya?

sekarang tinggal pilih saja jahiliyah kembali atau mati-matian menjadi Thuuba?

semoga kita semua dijadikan hamba yang istiqomah dijalanNya, tidak dibolak-balikkan hatinya sehingga jadi hamba yang mungkar dari IslamNya. dijadikan teguh iman dan Islamnya.

Allahumma anta robbuna, farzuqnal Istiqomah. Farzuqnal istiqomah ya Rabb (/\)